Seandainya,,,
Matahari itu adalah rasa intimku dengan ayah,aku tak tahu bagaimana menghadirkan kembali matahari itu Untukmu.. Sosok Yang tegar yang ingin terus menampilkan raut bahagia nya sampai saat dimana aku harus menjunjung nya.. Berjuang sendirian dan yang paling ku ingat kala itu dimana Beliau pernah Berkata "Aku akan terus berjuang semampu mungkin minimal sampai tamat pendidikan mu naak" .. Tak mudah untuk se sosok Tua sepertimu yang Harus sendirian Membanting tulang demi wisuda anak anak mu.. Sosok mu Hadir di cerita Hidupku Bagaikan lampu diujung Lorong pekat.. Bagaikan selimut di musim dingin .. Jika engkau membayangkanku menimpa beban seperti anak yang lain maka engkau salah Bu.. Akan ku Gendong dan Ku ceritakan kepada semua orang tentang Mu tentang Hidupmu , Hei inilah Kartiniku. Yang sendiri membesarkan ku !! Dan Bahagiaku wahai ibu adalah Minimal Saat engkau duduk dan tersrnyum sumringah karena ku.. Aku ingin Ayah tau Bahwa istrinya adalah istri yang kuat dan tegar dalam berbagai Bidang.. Wahai Kartini ku Percayalah,, akuu mencintaimu dengan hati,,dengan hati yang tak bisa ku sematkan pada wanita selainmu.dan aku menyayangimu dengan nada,,dengan nada yang tak bisa ku harmonikan pada yang lain.. Dan kalau saja aku tak pernah mengenalmu. Mungkin aku tak kan pernah tau cantiknya pagi,,, indahnya senja,,, dan hangatnya mentari,,, wahai ibu ..
-17Januari Hari ini Harimu IBU ! 🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar